Peruvian Zinnia
Ciri
Spesies zinia yang tumbuh melimpah secara liar di area persawahan, padang rumput, dan tepi jalan. Ciri khas utamanya adalah mahkota bunga tunggal (single-petaled) yang bervariasi dari putih, kuning, hingga merah fuchsia/magenta, dengan bagian tengah bunga (disk florets) berbentuk mahkota kecil berwarna kuning keemasan yang menonjol. Sangat efektif dijadikan tanaman pemikat serangga penyenang nektar (kupu-kupu, lebah) sekaligus pengendali hama alami.
Cara pengolahan
Edible Flower / Hiasan Kuliner: Kelopak bunganya yang masih segar dapat dipetik, dicuci bersih, dan dimanfaatkan sebagai kelopak hiasan (garnish) pada salad buah/sayur, sup dingin, atau hiasan kue.
Teh Bunga Zinia (Penggunaan Tradisional): Petik beberapa kuntum bunga segar yang bebas pestisida dan polusi, cuci bersih. Seduh dengan air panas mendidih selama 3–5 menit. Saring dan minum hangat (bisa ditambah madu) untuk membantu menyegarkan badan dan memanfaatkan kandungan antioksidannya.
Tumbuhan lain
- Kunyit Curcuma longa
- Kenikir (Cosmos) Cosmos caudatus
- Kersen (Talok) Muntingia calabura
- Pohon sikat botol Calistemon